Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 26 Februari–1 Maret 2026. Curah hujan ekstrem tercatat terjadi di Papua Barat mencapai 133,2 mm per hari, sementara hujan lebat tercatat melanda DI Yogyakarta (79,6 mm/hari), Surabaya (71,2 mm/hari), dan Maluku Utara (57,8 mm/hari).
Hampir seluruh wilayah Indonesia juga mengalami hujan ringan hingga sedang dengan variasi curah hujan yang cukup signifikan.
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan curah hujan ini dipicu kombinasi dinamika atmosfer, termasuk pengaruh Bibit Siklon Tropis 90S, pertemuan angin Monsun Asia dengan angin baratan dari Samudera Hindia, serta aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) pada fase 3–4 yang saat ini terpantau di sebagian besar wilayah Indonesia bagian barat, tengah hingga selatan.
Selain itu, gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin dan Rossby turut berkontribusi pada pembentukan awan hujan secara masif.
Dalam prakiraan cuaca sepekan ke depan, BMKG menyebut fenomena La Niña kategori lemah masih terdeteksi dan berdampak pada meningkatnya pembentukan awan hujan, terutama di kawasan Indonesia timur.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 90S diprediksi tetap berada di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, disertai beberapa sistem tekanan rendah lain di sekitar Papua, Teluk Carpentaria, dan pesisir barat laut Australia.
Fenomena MJO yang kini bergeser ke fase 5–6 juga berpotensi meningkatkan intensitas hujan di wilayah Laut Cina Selatan, Samudra Hindia barat daya Lampung, hingga kawasan NTB, NTT, Bali, dan pesisir selatan Jawa.
- Prospek Cuaca 2–8 Maret 2026
- Periode 2–4 Maret 2026
Mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga sedang. Namun hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Status Siaga untuk hujan sangat lebat diberlakukan bagi:
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- NTB
- NTT
- Kalimantan Selatan
- Sulawesi Selatan
Periode 5–8 Maret 2026
Wilayah terdampak hujan sedang–lebat meluas mencakup sebagian besar Sumatra, Jawa, Bali–Nusra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Status Siaga diberlakukan di:
- Sumatra Selatan
- Kepulauan Bangka Belitung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
Dengan dinamika atmosfer yang masih aktif, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.
BMKG mengimbau masyarakat rutin memantau informasi resmi cuaca melalui website BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infoBMKG.***
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch